Jurusan Perjalanan

S1 - Studi Industri Perjalanan (SIP)

Program Strata-1 ini bertujuan untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kemampuan konseptual dalam mengembangkan dan memberikan jasa konsultasi, penelitian dan deseminasi dibidang Industri Perjalanan dengan segala implikasinya.

Profil Lulusan

Peneliti, Akademisi, Birokrat, Teknokrat dan Konsultan dalam bidang Industri Perjalanan

Waktu Studi : 8 Semester (4-7 tahun) | Beban Studi : 145 SKS | Sebutan yang diberikan : Sarjana Pariwisata (S.Par.)  

Tujuan

  • Mengembangkan pariwisata sebagai ilmu yang mandiri dan bermanfaat bagi pembangunan.
  • Mengembangkan program pendidikan S-1 yang memiliki kekhasan kajian dan kompetensi cabang organisasi perjalanan yang dikemas dalam kurikulum berbasis kompetensi dan menjawab kebutuhan pasar.

Sasaran

  • Mengembangkan keilmuan pariwisata, khususnya cabang organisasi perjalanan dalam konteks industri perjalanan wisata.
  • Mampu mengembangkan keahlian dalam memformulasikan kebijakan, pengembangan SDM, perencanaan dan pengelolaan poduk wisata & pelayanan, pemanfaatan sumberdaya & pengembangan produk pariwisata, dan tata kelola operasi kepariwisataan dalam pembangunan pariwisata (tingkat lokal, regional dan nasional) dengan mengacu pada konsep pembangunan berkelanjutan di industri perjalanan.
  • Memiliki pola berpikir taktis dan sistematis dalam proses penganalisaan kekuatan, kelemahan, peluang, dan tantangan, serta kendala kompleksitas pengembangan pariwisata yang bersifat dinamis dan multi dimensi di industri perjalanan.
  • Memiliki daya nalar dan inisiatif realistis dalam memberikan solusi permasalahan pengembangan pariwisata melalui rekomendasi konseptual yang aplikatif dan implementable.

Kompetensi

  • Bertindak dan berprilaku sesuai dengan nilai dan etika bangsa indonesia.
  • Memiliki kemampuan berfikir kritis dalam menemukenali permasalahan di industri perjalanan wisata.
  • Memiliki kemampuan merencanakan dan melaksanakan penelitian di bidang pariwisata khususnya Industri Perjalanan Wisata.
  • Memiliki kemampuan menelaah filsafat ilmu pariwisata, khususnya industri perjalanan wisata. 
  • Memiliki kemampuan menguraikan sistem industri perjalanan wisata.
  • Memiliki kemampuan memecahkan permasalahan di industri perjalanan wisata melalui analisis kreatif.
  • Memiliki kemampuan menerapkan nilai-nilai organisasi industri perjalanan wisata
  • Memiliki kemampuan bertindak dan berprilaku sesuai etika bisnis industri perjalanan wisata.
  • Memiliki kemampuan menyusun konsepsi strategis Industri Perjalanan Wisata.
  • Memiliki kemampuan merencanakan, menyusun, dan memantau pelaksanaan yang terkait dengan kebijakan bidang Industri Perjalanan Wisata.
  • Memiliki kemampuan mengevaluasi aspek pengelolaan dan tata kerja Industri Perjalanan Wisata. 
  • Memiliki kemampuan berkomunikasi baik secara lisan maupun tertulis dalam bahasa asing.

D4 - Manajemen Bisnis Perjalanan (MBP)

Tujuan Pendidikan

untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi dalam mengelola usaha pada bagian retail perjalanan wisata.

Profil Lulusan

Manager/Travel Manager, Travel Agent Consultant, Ticketing Manager, Reservation Manager, Travel Accountant Manager and Travel Advisor.


Waktu Studi : 8 Semester (4-7 tahun) | Beban Studi : 144 -160 SKS | Sebutan yang diberikan : Sarjana Sains Terapan Pariwisata (SST.Par).

Kompetensi

  • Melaksanakan analisis keuangan, investasi & biaya usaha jasa pariwisata
  • Melaksanakan perencanaan bisnis usaha jasa perjalanan
  • Merencanakan dan melaksanakan disain sistem kebijakan usaha jasa pariwisata
  • Menyusun pengembangan diversifikasi produk wisata, model dan sistem/pola perjalanan bisnis & wisata

D4 - Manajemen Bisnis Konvensi & Event (MBK

Tujuan Pendidikan

untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi dalam mengelola usaha pada bagian MICE (Meeting, Incentive, Conference and Exhibition) dan Manajemen Event.

Profil Lulusan

Event Manager, Event Organizer, Event Consultant, PCO Manager, PEO Manager dan Venue Manager.

Waktu Studi : 8 Semester (4-7 tahun) | Beban Studi : 144-160 SKS | Sebutan yang diberikan : Sarjana Sain Terapan Pariwisata (SST.Par).

Kompetensi

  • Mampu membuat konsep, merencanakan, melaksanakan dan mengevaluasi suatu Event.
  • Mampu membuat dan menyusun dokumen suatu event.
  • Mampu menghitung anggaran suatu event.
  • Mampu melakukan kegiatan pemasaran dan promosi suatu event.
  • Mampu melakukan negoisasi dan kantrak dengan para supplier dalam suatu event.
  • Mampu mengurus perijinan suatu event.
  • Mampu membuat dan menyusun program acara suatu event.
  • Mampu membuat layout dari suatu event.
  • Mampu mendirikan usaha di bidang event.

 

D4 - Manajemen Pengaturan Perjalanan (MPP)

Tujuan Pendidikan

untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi dalam mengelola usaha pada bagian pengaturan perjalanan wisata.

Profil Lulusan

  • Tour Operator
  • Tour Manager
  • Tourist Guide
  • Tour Leader
  • Tour Operator
  • Tour Consultant dan bisnis terkait dalam perjalanan wisata.

 Waktu Studi : 8 Semester (4-7 tahun) | Beban Studi : 144-160 SKS | Sebutan yang diberikan : Sarjana Sains Terapan Pariwisata (SST. Par).

Kompetensi

  • Mampu merencanakan, melaksanakan dan mengendalikan suatu pengaturan perjalanan wisata
  • Mampu memandu dengan menggunakan bahasa Indonesia dan bahasa asing lainnya (Inggris, Jepang / Perancis dan Mandarin)
  • Mampu menginterpretasikan objek kunjungan wisata (ODTW)
  • Mampu memimpin suatu tur atau produk perjalanan khusus
  • Mampu berkomunikasi dengan baik selaras dengan aturan dan budaya yang ada
  • Mampu menjual beragam produk perjalanan wisata
  • Mampu memahami dan melaksanakan aturan, etika dan protokoler.

 

 

Manajemen Bisnis Konvensi dan Event (MBK) - ST/D4

Waktu Studi : 8 Semester (4 tahun) | Beban Studi : 144 SKS | Akreditasi : BAN PT (B), UNWTO Tedqual, ISO, Asia Pacific Institute of Event Management | Sebutan yang diberikan : Sarjana Sain Terapan Pariwisata (S.Tr.Par).

 

Deskripsi Prodi

Merupakan Program Studi yang fokus mempelajari mengenai Event Management. Program Studi ini telah menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi di dalam perencanaan dan pengelolaan sebuah event serta pengelolaan usaha yang terkait di bidang event, mulai dari skala Lokal, Nasional hingga Internasional. 

Para mahasiswa akan belajar dan praktek secara langsung bagaimana caranya membuat sebuah perencanaan event, yang meliputi, Perencanaan ide & konsep program/acara, Perencanaan promosi melalui berbagai usaha media, Perencanaan keuangan event, Perencanaan sumber daya pendukung, serta Perencanaan resiko. Selain itu mahasiswa juga akan praktek secara langsung mengenai pengelolaan kegiatan operasional sebuah event, seperti Mengatur jalannya acara; Memilih supplier, Membuat kontrak, Manajemen Konser, Talent/artist management, hingga Sponsorship. Serta bagaimana mengelola sebuah perusahaan yang bergerak di industri event.

Untuk mencapai tujuan tersebut, Program Studi ini merancang dan menerapkan kurikulum yang diambil dari EMBOK (Event Management Body of Knowledge), dimana EMBOK ini merupakan pohon ilmu telah dipakai oleh mayoritas Program Studi Event Management yang ada di dunia serta telah diakui dan disepakati oleh para pakar/ahli Event Management yang ada diseluruh dunia.

Kurikulum Program Studi juga sudah terintegrasi dengan KKNI (Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia) yang dapat dijadikan bekal mahasiswa/i untuk memasuki dunia kerja. Selain itu kurikulum Program Studi juga telah diakui secara International oleh APIEM (Asia Pasific Institute for Event Management), diakreditasi oleh BAN-PT, UNWTO Tedqual (United Nation-World Tourism Organization) serta ISO 9008:2008.

Metode pembelajaran yang akan diberikan kepada mahasiswa bersifat dinamis dengan memberikan pengetahuan teori terkini mengenai konsep-konsep umum di bidang pariwisata dan event, serta dilengkapi dengan berbagai kegiatan praktek yang akan mengasah softskill dan hardskill mahasiswa/i., seperti Studi Lapangan dengan berbagai tema dengang lokus dalam & luar negeri, Guest Lecture (Ceramah Tamu) dari berbagai narasumber pakar/ahli dibidang event baik Nasional maupun International, membuat dan mengelola event secara mandiri yang didasari oleh kreatifitas dan inovasi mahasiswa/i hingga ke pengalaman berpartisipasi mengikuti bermacam jenis event, baik diselenggarakan oleh internal Program Studi dan STPB hingga ke event-event Internasional yang diselenggarakan oleh para PCO-Professional Conference Organizer/PEO-Professional Exhibition Organizer/EO-Event Organizer yang menjadi partner setia Program Studi.

Semua metode tadi bertujuan untuk membentuk karakter mahasiswa yang kuat untuk bekerja di Industri Event Nasional hingga Internasional, maupun berwirausaha.

 

Deskripsi Umum Capaian Pembelajaran

Mahasiswa mampu untuk menguasai pengetahuan yang meliputi konsep pengelolaan event (event management) secara mendalam, disertai dengan keterampilan khusus untuk menghasilkan sebuah konsep event,  mengidentifikasi dan menganalisis potensi pasar untuk menghasilkan portofolio peluang pasar pelaksanaan sebuah event, mampu merencanakan sistem pelaksanaan event yang efisien dan efektif, mampu mencegah dan meminimalisir resiko, mampu mengevaluasi kinerja operasional dan kualitas layanan selama proses event berlangsung, mampu menjaga hubungan dengan klien, serta dapat bekerja secara mandiri maupun didalam sebuah tim.

 

Profil Lulusan

  1. Event Organizer (EO)
  2. Event Manager
  3. Profesional Conference Organizer (PCO)
  4. Conference Manager
  5. Profesional Exhibition Organizer (PEO)
  6. Exhibition Manager
  7. Wedding Organizer/Planner
  8. Meeting Planner

 

Profil Alumni

  • Dery Nugraha Arianto, Assistant Manager Divisi Asosiasi Pacto Convex
  • Imbang Dwi Nugraha, Assistant Manager Business Development Pacto Convex
  • E. Jan Surya Rama, Project Officer Divisi Asosiasi Pacto Convex
  • Rizki Ramadhan, Junior Project Manager Dyandra Promosindo
  • Kelly Meri Lopinta, H. Senior Project Manager Napindo Media Ashatama
  • Indry Desty Y, Junior Project Manager City Neon
  • Wieke Nastiti, Junior Project Manager Samudra Dyan Praga

 

Manajemen Bisnis Perjalanan (MBP) - ST/D4

 

Program Studi Pertama mendapatkan  Akreditasi BAN-PT - A | Waktu Studi : 8 Semester (4 ahun) | Beban Studi : 149 SKS | Akreditasi : BAN PT (A), UNWTO Tedqual, ISO, | Sebutan yang diberikan : Sarjana Sain Terapan Pariwisata (S.Tr.Par)

 

Deskripsi Manajemen Bisnis Perjalanan

Program studi manajemen Bisnis Perjalanan adalah Program studi D-IV untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi dalam mengelola usaha pada bagian retail perjalanan wisata serta memiliki tujuan menghasilkan pimpinan puncak pada usaha biro perjalanan wisata.

Program studi manajemen Bisnis Perjalanan adalah Program studi D-IV Untuk menghasilkan siswa yang memiliki kualitas dan daya saing internasional pada bisnis perjalanan dan dapat menjadi aset nasional yang berkualitas.

 

Visi

Menjadikan Program Studi Manajemen Bisnis Perjalanan sebagai program studi unggulan dan berdaya saing Internasional yang berkepribadian Indonesia.

 

Misi

  1. Menyelenggarakan pendidikan bisnis perjalanan untuk menghasilkan sumber daya unggulan, berkualitas, kompetitif, menguasai pengetahuan, keterampilan dan memiliki karakter,sikap serta prilaku yang diperlukan untuk mengelola usaha jasa perjalanan dan bidang usaha terkait
  2. Menyelenggarakan penelitian terapan untuk menemukan, mengembangkan dan menguji pengetahuan bisnis perjalanan dan bidang usaha terkait
  3. Menyelenggarakan pengabdian kepada masyarakat

 

Tujuan Program

Setelah menyelesaikan pendidikan pada Program Studi Manajemen Bisnis Pelajaran, mahasiswa mampu mengelola usaha jasa di bidang bisnis perjalanan (Biro Perjalanan Wisata,  Tour Operator, Perusahaan Penerbangan, Perusahaan Kargo dan  Kapal Pesiar).

  1. Sasaran
  2. Menghasilkan lulusan yang memiliki kemampuan konsepsi di bidang bisnis perjalanan sebagai Travel Manager, Travel Consultant, Airline Office manager, Airport station Manager, Accountant Travel Manager, Ticketing Manager, Reservation Manager, Cargo Manager, Transport Manager. (Kaum Profesional di bidang Travel Agent, Airlines, Cargo dan Transport)
  3. Menyelenggarakan Program :
  • Pembelajaran di dalam kelas (Teori & Praktek)
  • Penyelenggara Kegiatan Travel Mart yang bertaraf International (International Buyer)
  • Studi Lapangan (Field Trip) Dalam Negeri (Sumatera - jawa dan Bali) dan Luar Negeri (Singapore, Malaysia, Thailand, Vietnam , Hongkong, Macau)
  • Studi Laboratorium
  • Ceramah Tamu
  • Business Workshop
  • Orientasi kerja di Industri (POK) dan Praktek Kerja Nyata (PKN)
  • Pengembangan kompetensi dosen dan tenaga pengajar.

 

Kompetensi Lulusan

Setelah menyelesaikan program ini mahasiswa mampu :

  1. Mampu Mampu menginkorporasi kebutuhan wisatawan dalam melakukan perjalanan Wisata
  2. Mampu Berwirausaha di bidang perjalanan Wisata baik lingkup Kecil – Menegah dan Perusahaan Besar
  3. Mengelola kebijakan usaha  jasa di bidang bisnis perjalanan
  4. Mengelola  keuangan usaha jasa di bidang  perjalanan
  5. Menyusun investasi keuangan usaha jasa di bidang bisnis perjalanan
  6. Melakukan analisis investasi keuangan usaha jasa pariwisata di bidang bisnis perjalanan.
  7. Menyusuri pengembangan diversifikasi produk wisata yang berbasis bisnis stratejik.
  8. Membuat  model/pola perjalanan bisnis dan perjalanan wisata yang berbasis bisnis stratejik
  9. Membuat perencanaan bisnis usaha jasa di bidang bisnis perjalanan.
  10. Melakukan negosiasi bisnis usaha jasa di bidang bisnis perjalanan.
  11. Membuat kontrak bisnis  Usaha jasa dibidang bisnis perjalanan.
  12. Mengelola pemasaran usaha & Jasa di bidang  bisnis perjalanan
  13. Melakukan analisis perilaku konsumen usaha jasa di bidang bisnis perjalanan
  14. Mengelola sumber daya usaha jasa di bidang perjalanan.
  15. Mengelola  sumber daya manusia usaha jasa di bidang bisnis perjalanan.
  16. Mengelola penyelenggaraan perjalanan wisata.
  17. Mengelola penyelenggaraan perjalanan bisnis.
  18. Melaksanakan analisis proyeksi investasi dan biaya usaha jasa di bidang bisnis  perjalanan.
  19. Mengelola sistem informasi usaha jasa di bidang bisnis perjalanan.
  20. Mengelola program jaringan komunikasi usaha jasa di bidang bisnis perjalanan.
  21. Berkomunikasi dalam  bahasa inggris dan bahasa asing pilihan lainnya.

 

Profil Lulusan

  1. Travel Manager
  2. Travel Consultant
  3. Airline Office Manager
  4. Airport Station Manager
  5. Travel Accountant
  6. Ticketing Manager
  7. Reservation Manager
  8. Cargo Manager
  9. Transport Manager

 

Profil Alumni

  1. Teuku Mulizar Akbar – Owner Travelplan Indonesia
  2. Agustinus Setiawan – Owner Viva Wisata Indonesia
  3. Ian Alexandro Maua – Branch Manager Panorama Tour Jakarta

 

Capaian Pembelajaran

Sikap dan Tata Nilai

  1. Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan mampu menunjukkan sikap religius;
  2. Menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dalam menjalankan tugas berdasarkan agama, moral, dan etika;
  3. Berkontribusi dalam peningkatan mutu kehidupan bermasyarakat, berbangsa, bernegara, dan kemajuan peradaban berdasarkan Pancasila;
  4. Berperan sebagai warga negara yang bangga dan cinta tanah air, memiliki nasionalisme serta rasa tanggungjawab pada negara dan bangsa;
  5. Menghargai keanekaragaman budaya, pandangan, agama, dan kepercayaan, serta pendapat atau temuan orisinal orang lain;
  6. Bekerja sama dan memiliki kepekaan sosial serta kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan;
  7. Taat hukum dan disiplin dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara;
  8. Menginternalisasi nilai, norma, dan etika akademik;
  9. Menunjukkan sikap bertanggungjawab atas pekerjaan di bidang keahliannya secara mandiri;
  10. Menginternalisasi semangat kemandirian, kejuangan, dan kewirausahaan; dan
  11. Menunjukkan sikap terpercaya (berintegritas), responsif, professional sesuai dengan Global Code of Ethic of Tourism, dan berkepribadian Indonesia.

 

Kemampuan Kerja Umum

  1. Mampu menerapkan pemikian logis, kritis, inovatif , bermutu, dan terukur dalam melakukan jenis pekerjaan spesifik, di bidang keahliannya serta sesuai dengan standar kompetensi kerja bidang yang bersangkutan;
  2. Mampu menunjukkan kinerja mandiri, bermutu, dan terukur;
  3. Mampu mengkaji kasus penerapan ilmu pengetahuan, teknologi yang memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora sesuai dengan bidang keahliannya dalam rangka menghasilkan prototype, prosedur baku, desain atau karya seni;
  4. Mampu menyusun hasil kajian tersebut dalam bentuk kertas kerja, spesifikasi desain, atau esai seni, dan mengunggahnya dalam laman perguruan tinggi;
  5. Mampu mengambil keputusan secara tepat berdasarkan prosedur baku, spesifikasi desain, dan persyaratan keselamatan dan keamanan kerja dalam melakukan supervisi dan evaluasi pada pekerjaannya;
  6. Mampu memelihara dan mengembangkan jaringan kerjasama dan hasil kerjasama di dalam maupun di luar lembaganya;
  7. Mampu bertanggungjawab atas pencapaian hasil kerja kelompok dan melakukan supervisi serta evaluasi terhadap penyelesaian pekerjaan yang ditugaskan kepada pekerja yang berada di bawah tanggung jawabnya;
  8. Mampu melakukan proses evaluasi diri terhadap kelompok kerja yang berada di bawah tanggungjawabnya, dan mampu mengelola pembelajaran secara mandiri; dan
  9. Mampu mendokumentasikan, menyimpan, mengamankan, dan menemukan kembali data untuk menjamin kesahihan dan mencegah plagiasi.

 

Kemampuan Kerja Khusus

  1. Mampu menginkorporasi kebutuhan wisatawan dalam berwisata yang mementingkan keragaman sosial budaya, kebutuhan khusus dan standar etika turisme global
  2. Mampu menghasilkan portofolio potensi dan kecenderungan pasar UPW yang menunjukkan nilai pasar yang menjanjikan berdasarkan analisis faktor-faktor yang penting dalam menganalisis potensi dan kecenderungan pasar usaha perjalanan wisata (UPW) minimal meliputi:
    1. Aturan dan isu keamanan yang berpengaruh dalam perjalanan wisata domestic dan internasional;
    2. Aturan-aturan dan panduan menyangkut keimigrasian;
    3. Aturan dan panduan menyangkut moda transportasi;
    4. Destinasi pariwisata dan aspek geografis;
    5. Perilaku dan profil wisatawan, termasuk wisatawan berkebutuhan khusus;
    6. Sumber daya transportasi, akomodasi, fasilitas makan minum, dan fasilitas cindera mata dari aspek keterjangkauan, harga dan ketersediaan akses;
    7. Waktu dan musim; dan
    8. Informasi  (tercetak maupun media online) mengenai produk dan layanan usaha perjalanan wisata.
  3. Mampu merancang dan merencanakan berbagai produk UPW (paket wisata luar negeri, paket wisatawan asing dari luar negeri, paket domestik dengan spesialisasi minat khusus, paket wisatawan dengan kebutuhan khusus)  berdasar pada hasil butir 1 dan 2 serta kebutuhan wisatawan sebagai pertimbangan utama, meliputi kemampuan:
    1. mengidentifikasi dan menjalin kerja sama dengan penyedia jasa UPW (atraksi, akomodasi, transportasi, fasilitas wisata dan pelayanan lainnya);
    2. menghitung harga paket UPW, menetapkan saluran distribusi dan bentuk promosi.
  4. Mampu memasarkan produk UPW berbasis metode pemasaran (minimal korespondensi, presentasi, dan personal selling) dengan menggunakan komunikasi bisnis persuasif dalam:
    1. Bahasa Indonesia yang baik dan benar;
    2. minimal satu bahasa internasional atau bahasa asing lainnya yang setara dengan kemampuan berbahasa tingkat intermediate;
  5. Mampu merancang media promosi yang akan dipergunakan dalam menjual produk UPW, menetapkan saluran distribusi produk perjalanan wisata yang dihasilkan dan melaksanakan teknik penjualan secara langsung.
  6. Mampu merancang sistem penanggulangan resiko UPW dan alternatif penanganan resiko tersebut.
  7. Mampu memberikan nilai tambah pada sistem  operasi berbagai jenis UPW meliputi kemampuan:
    1. menangani konflik, stres, dan keluhan yang muncul dalam pelaksanaan kegiatan dan mencari solusi yang terbaik bagi pihak-pihak yang terkait.
    2. mengelola keuangan menggunakan sistem akuntasi yang bersifat umum;
    3. mengelola SDM, aset dan logistik UPW yang dapat berkontribusi pada peningkatan kinerja bisnis UPW;
    4. membuat laporan tertulis yang mencakup proses pra tour, saat tour, maupun paska tour sesuai dengan SOP atau kerangka acuan kerja yang berlaku;
    5. melakukan evaluasi diri dalam meningkatkan keberlanjutan kegiatan operasional UPW.
  8. Mampu berwirausaha di bidang UPW pada lingkup usaha kecil-menengah, meliputi kemampuan:
    1. membaca peluang pasar;
    2. menghitung biaya produksi dan kelabaan, serta menyusun rancangan anggaran biaya;
    3. memperoleh modal kerja;
    4. mengoperasikan bisnis UPW dengan prinsip efisiensi dan efektivitas;
    5. melakukan evaluasi diri dalam meningkatkan keberlanjutan bisnis UPW.

 

Penguasaan Pengetahuan

  1. Dalam menyusun rancangan, mengelola dan membangun bisnis baru UPW, lulusan wajib menguasai pengetahuan fundamental sebagai berikut:
    1. Menguasai secara umum  konsep teoretis pariwisata.
    2. Menguasai  wawasan dan pengetahuan faktual tentang budaya lokal di Indonesia dan Budaya Bangsa lain yang menjadi pangsa pasarnya
    3. Menguasai wawasan dan pengetahuan faktual tentang teknologi informasi dan teknik aplikasinya pada usaha perjalanan
    4. Menguasai pengetahuan faktual mengenai:
      1. Aturan dan isu keamanan yang berpengaruh dalam perjalanan wisata domestik dan internasional
      2. Aturan-aturan dan panduan menyangkut keimigrasian
      3. Destinasi pariwisata dan aspek geografis
      4. Sumber daya transportasi, akomodasi, fasilitas makan minum, dan fasilitas cindera mata dari aspek keterjangkauan, harga dan ketersediaan akses.
      5. Waktu dan musim
      6. Informasi  (tercetak maupun media online) mengenai produk dan layanan usaha perjalanan wisata
  2. Dalam bidang penyusunan rancangan UPW, lulusan wajib menguasai pengetahuan spesifik sebagai berikut;
    1. Menguasai secara mendalam konsep teoretis perilaku konsumen (consumer behaviour theoretical concept),
    2. Menguasai secara mendalam konsep hospitalitas,  perjalanan wisata (atraksi, akomodasi, transportasi, fasilitas wisata, dokumen perjalanan) dan pelayanan prim
    3. Menguasai konsep, prinsip, metode, dan teknik pembuatan  produk perjalanan wisata, presentasi, promosi,  negosiasi dan kerja sama usaha
  3. Dalam bidang pengelolaan UPW, lulusan wajib menguasai pengetahuan spesifik sebagai berikut:
    1. Menguasai secara umum manajemen penanggulangan resiko usaha perjalanan wisata, resolusi konflik, penanganan stress dan keluhan.
    2. Menguasai metode dan teknik analisis laporan dan rasio keuangan minimal tingkat pengembalian investasi (ROI), nilai bersih sekarang (NPV), nilai bersih yang akan datang (FV) dan tingkat pengembalian investasi (IRR)
    3. Menguasai metode dan teknik analisis laporan dan rasio keuangan
    4. Menguasai konsep manajemen SDM dalam bidang  peningkatan kualitas kinerja.
    5. Menguasai konsep, prinsip, dan teknik membangun kerja sama tim lintas organisasi dan lintas  budaya.
    6. Menguasai konsep, prinsip, dan teknik komunikasi persuasif baik lisan dan tulisan dengan pelanggan, menggunakan Bahasa Indonesia, minimal satu bahasa internasional atau minimal satu bahasa asing lainnya
  4. Dalam bidang membangun bisnis baru UPW, lulusan wajib menguasai pengetahuan spesifik sebagai berikut:
    1. Menguasai konsep teoritis kewirausahaan dan prinsip bisnis yang berkelanjutan (green business).
    2. Menguasai konsep teoritis bauran pemasaran dan bauran penjualan.
    3. Menguasai prinsip dan metode presentasi, negosiasi, dan penjualan produk usaha perjalanan wisata.
    4. Menguasai konsep, prinsip, dan teknik:
      1. studi kelayakan usaha perjalanan wisata dengan menggunakan analisis biaya dan manfaat (cost benefit analysis); dan
      2. penganggaran sederhana.

 

 

Man. Pengaturan Perjalanan (MPP) - D4

Tujuan Pendidikan

Program Studi Manajemen Pengaturan Perjalanan adalah Program Studi yang menghasilkan para professional di bidang perjalanan wisata (tour).

 

Waktu Studi : 8 Semester (4-7 tahun) | Beban Studi : 144-160 SKS | Sebutan yang diberikan : Sarjana Terapan Pariwisata (S.Tr.Par). 

Profil Lulusan

  • Tour Manager
  • Tourist Guide
  • Tour Leader
  • Tour Operation
  • Tour Consultant / Tour Planner.

 

Mahasiswa/I akan belajar bagaimana cara merencanakan, menyusun dan melaksanakan sebuah program perjalanan wisata (tour) baik tour domestik, mendatangkan wisatawan mancanegara (inbound tour), maupun wisatawan domestik ke luar negeri (outbound tour) secara professional. Selain itu, mahasiswa juga akan belajar bagaimana berinovasi untuk menghasilkan produk perjalanan wisata (tour) yang kreatif dan unik termasuk di dalamnya adalah perjalanan wisata minat khusus (special interest tour).

Mahasiswa/I akan belajar pula untuk menjadi seorang pemandu wisata (tour guide) untuk paket perjalanan wisata di dalam negeri, maupun pemimpin perjalanan wisata (tour leader) baik dalam maupun luar negeri secara professional.

Materi yang disampaikan di Program Studi Manajemen Pengaturan Perjalanan Wisata sejalan dengan perkembangan industri serta Standar ASEAN Common Competency Standard for Tourism Professional dalam upaya meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia dalam menghadapi MRA (Mutual Recognition Agreement).

Program pembelajaran Program Studi Manajemen Pengaturan Perjalanan Wisata memiliki bobot praktek yang lebih besar sehingga bisa meningkatkan pengalaman kerja mahasiswa. Bentuk praktek tersebut antara lain: praktek lapangan yang dikelola mandiri ke berbagai destinasi wisata domestik seperti Jakarta, Baduy, Cirebon, Pangandaran, Jogjakarta, Bali, maupun destinasi wisata luar negeri untuk mengasah kemampuan interpretasi (Tour Guide) maupun kepemimpinan dalam pelaksanaan sebuah perjalanan wisata (Tour Leader), berwirausaha dalam membuat dan menjual sebuah paket wisata (Tour Operation, Tour Planner) dalam program Ekspose Interpretasi.

Mahasiswa juga akan menjalankan program Praktek Kerja Nyata selama enam (6) bulan di industri, mahasiswa/I ditempatkan di berbagai perusahaan yang terkemuka seperti: Golden Rama, Panorama, Kuoni, Bayu Buana, Skyhub, Red apple dan perusahaan pengelola paket perjalanan wisata minat khusus.

 

Studi Industri Perjalanan (SIP) - S1

Program Strata-1 ini bertujuan untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kemampuan konseptual dalam mengembangkan dan memberikan jasa konsultasi, penelitian dan deseminasi dibidang Industri Perjalanan dengan segala implikasinya.

Profil Lulusan

Peneliti, Akademisi, Birokrat, Teknokrat dan Konsultan dalam bidang Industri Perjalanan

Waktu Studi : 8 Semester (4-7 tahun) | Beban Studi : 145 SKS | Sebutan yang diberikan : Sarjana Pariwisata (S.Par.)  

Tujuan

  • Mengembangkan pariwisata sebagai ilmu yang mandiri dan bermanfaat bagi pembangunan.
  • Mengembangkan program pendidikan S-1 yang memiliki kekhasan kajian dan kompetensi cabang organisasi perjalanan yang dikemas dalam kurikulum berbasis kompetensi dan menjawab kebutuhan pasar.

Sasaran

  • Mengembangkan keilmuan pariwisata, khususnya cabang organisasi perjalanan dalam konteks industri perjalanan wisata.
  • Mampu mengembangkan keahlian dalam memformulasikan kebijakan, pengembangan SDM, perencanaan dan pengelolaan poduk wisata & pelayanan, pemanfaatan sumberdaya & pengembangan produk pariwisata, dan tata kelola operasi kepariwisataan dalam pembangunan pariwisata (tingkat lokal, regional dan nasional) dengan mengacu pada konsep pembangunan berkelanjutan di industri perjalanan.
  • Memiliki pola berpikir taktis dan sistematis dalam proses penganalisaan kekuatan, kelemahan, peluang, dan tantangan, serta kendala kompleksitas pengembangan pariwisata yang bersifat dinamis dan multi dimensi di industri perjalanan.
  • Memiliki daya nalar dan inisiatif realistis dalam memberikan solusi permasalahan pengembangan pariwisata melalui rekomendasi konseptual yang aplikatif dan implementable.

Kompetensi

  • Bertindak dan berprilaku sesuai dengan nilai dan etika bangsa indonesia.
  • Memiliki kemampuan berfikir kritis dalam menemukenali permasalahan di industri perjalanan wisata.
  • Memiliki kemampuan merencanakan dan melaksanakan penelitian di bidang pariwisata khususnya Industri Perjalanan Wisata.
  • Memiliki kemampuan menelaah filsafat ilmu pariwisata, khususnya industri perjalanan wisata. 
  • Memiliki kemampuan menguraikan sistem industri perjalanan wisata.
  • Memiliki kemampuan memecahkan permasalahan di industri perjalanan wisata melalui analisis kreatif.
  • Memiliki kemampuan menerapkan nilai-nilai organisasi industri perjalanan wisata
  • Memiliki kemampuan bertindak dan berprilaku sesuai etika bisnis industri perjalanan wisata.
  • Memiliki kemampuan menyusun konsepsi strategis Industri Perjalanan Wisata.
  • Memiliki kemampuan merencanakan, menyusun, dan memantau pelaksanaan yang terkait dengan kebijakan bidang Industri Perjalanan Wisata.
  • Memiliki kemampuan mengevaluasi aspek pengelolaan dan tata kerja Industri Perjalanan Wisata. 
  • Memiliki kemampuan berkomunikasi baik secara lisan maupun tertulis dalam bahasa asing.
Tuesday the 22nd. Joomla Templates Free. @stp bandung | jl. dr setiabudhi 186 Bandung 40141, jawa barat, indonesia .